Ancaman Di Balik Kenikmatan, Waspadai Bahaya Masturbasi

Ancaman Di Balik Kenikmatan, Waspadai Bahaya Masturbasi  – Banyak pria dewasa melakukan masturbasi untuk melampiaskan hasrat seksualnya. Meskipun masturbasi juga memiliki manfaat bagi kesehatan seksual, namun faktanya lebih banyak bahaya yang mengintai daripada manfaat yang didapatkan. Berikut penjelasannya.

Masturbasi merupakan kegiatan memberikan rangsangan sendiri pada bagian organ intim untuk mendapatkan puncak kenikmatan seksual atau orgasme. Pada pria, masturbasi biasanya dilakukan dengan memberikan gesekan atau pijatan pada penis.

Meskipun masturbasi sering dianggap sebagai tanda ketidaksehatan mental, namun ternyata masturbasi merupakan hal yang normal. Masturbasi sebenarnya bukan kegiatan yang berbahaya dan bahkan dianggap sehat. Bagi mereka yang mengalami disfungsi seksual, masturbasi sangat disarankan untuk mengatasi ejakulasi dini dan sebagai sarana latihan menunda klimaks.

Namun jika dilakukan secara berlebihan dan bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, masturbasi akan menjadi hal yang sangat berbahaya. Terlebih jika dilakukan dengan cara yang tidak benar.

 

Berikut beberapa bahaya masturbasi yang mengintai di balik kenikmatan yang membuat pria harus berpikir dua kali untuk melakukannya:

  1. Menurunkan hasrat seksual

Terlalu sering melakukan masturbasi dapat menyebabkan menurunnya gairah seksual. Pria yang kecanduan masturbasi akan cenderung melimpahkan nafsunya dengan melakukan masturbasi dibandingkan melakukan hubungan seksual bersama pasangan. Hal ini sangat berisiko menimbulkan keretakan dalam hubungan rumah tangga.

  1. Penis bengkak

Masturbasi berlebihan dapat membuat penis iritasi bahkan membengkak. Hal ini disebabkan karena penis terlalu sering mendapatkan gesekan yang berlebihan saat melakukan masturbasi. Perlakuan kasar dan berlebihan pada penis juga bisa menyebabkan kerusakan pada bilik yang penuh dengan darah saat ereksi.

  1. Disfungsi seksual

Masturbasi memang disarankan bagi pria yang memiliki masalah disfungsi seksual guna merangsang penis agar mampu mengontrol ejakulasi. Namun masturbasi yang dilakukan secara berlebihan dan dengan cara yang tidak benar justru akan menyebabkan pria mengalami disfungsi seksual.

Kebiasaan masturbasi dengan menggesekkan organ intim pada benda tertentu, memberikan tekanan dengan sangat kuat, atau membelai organ intim dengan sangat cepat, dapat menyebabkan penis mengalami infeksi yang menyebabkan disfungsi seksual.

Ejakulasi dini merupakan salah satu dampak yang bisa ditimbulkan akibat masturbasi. Ejakulasi dini akan semakin parah dan sangat sulit untuk diobati jika pria terus-menerus melakukan masturbasi.

 

Baca Juga : Mengobati Disfungsi Ereksi, Tips Lancarkan Aliran Darah Ke Penis

Pose Yoga Untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

 

Selain beberapa bahaya yang sudah dijelaskan di atas, masturbasi juga sangat membahayakan kesehatan mental dan bahkan bisa memengaruhi kehidupan sosial. Orang-orang yang memiliki kecanduan masturbasi akan lebih memilih untuk melakukan masturbasi daripada bersosialisasi dengan teman.

Meskipun sama-sama memberikan rangsangan pada organ intim dan merasakan orgasme, namun masturbasi tidak bisa disamakan dengan berhubungan seksual. Hubungan seksual lebih banyak memberikan manfaat seperti menyeimbangkan tekanan darah, menjaga kesehatan prostat, dan menjaga kesehatan jantung.

Perbedaan terjadi karena saat masturbasi dan berhubungan seksual, tubuh akan memberikan respons yang berbeda. Bahkan cairan sperma yang dikeluarkan pun berbeda juga.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan ahli dari Universitas Nottingham menemukan bahwa pria usia 20-30 tahun yang sering melakukan masturbasi berisiko tinggi terkena kanker prostat.

Meskipun merupakan suatu hal yang wajar, namun sebaiknya hindari melakukan masturbasi. Mengingat banyak bahaya masturbasi yang ditimbulkan, sebaiknya coba untuk melakukan hal-hal positif guna mengalihkan pikiran dan keinginan untuk melakukan masturbasi.

Dan bagi pria yang sudah memiliki kecenderungan melakukan masturbasi secara berlebihan dan tidak wajar, segera lakukan konsultasi dengan dokter atau ahli psikologi seksual agar mendapatkan pertolongan dan pengobatan agar tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Artikel Lainnya:

Ancaman Disfungsi Ereksi Bagi Penikmat Film Bokep

Tips Memilih Obat Ejakulasi Dini

Trik Bercinta Tahan Lama 2 Jam

Meningkatkan Sperma 300% Secara Alami