Anda Penikmat Film Porno? Ancaman Disfungsi Ereksi Sedang Mengintai

Ancaman disfungsi ereksi bagi penikmat film porno – Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin maju perkembangan jaman, semakin mudah akses untuk menonton film porno. Jika Anda merupakan salah satu penikmat film porno, maka Anda wajib waspada. Karena menurut penelitian, film porno ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan reproduksi, terutama pria.

Pria yang hobi menonton film porno sangat rentan terkena gangguan kesehatan seksual, salah satunya adalah disfungsi ereksi. Mengapa demikian? Pasti banyak yang tidak menyangka jika menonton film porno dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Berikut penjelasannya.

Kebiasaan menonton film porno yang umumnya dilakukan oleh pria adalah bertujuan untuk melampiaskan hasrat seksualnya. Terutama bagi mereka yang belum menikah. Dalam film porno, biasanya menyajikan gambar dan adegan-adegan yang dibuat sedemikian rupa untuk memengaruhi libido orang yang melihatnya. Hal inilah yang menjadi pemicu utama risiko disfugsi ereksi.

Terlalu sering menonton adengan yang disajikan dalam film porno tersebut dapat mengikis kadar sensitif pria secara perlahan-lahan. Hal ini dapat menurutkan ketertarikan pria terhadap hubungan seksual. Akibatnya kemudian pria akan sulit terangsang dan tidak bisa mengalami ereksi saat melakukan hubungan dengan pasangannya.

Menonton film porno juga dapat meningkatkan libido dan motivasi seksual pada pria, sehingga biasanya memicu seseorang untuk melakukan masturbasi. Semakin sering menonton film porno, artinya semakin sering pula seorang pria melakukan masturbasi. Akibatnya pria akan lebih cepat mengalami orgasme dan akan sulit untuk dapat kembali prima.

Selain itu pria sering melakukan masturbasi dengan bantuan film porno dapat menyebabkan tubuh hanya merespon terhadapa rangsangan seksual yang spesifik seperti rangsang visual dan rangsang taktil. Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi.

Penelitian mengklaim bahwa menonton film porno memiliki efek seperti kecanduan narkoba yang menyebabkan kenikmatan seksual menurun dan libido yang berkurang. Peneliti menemukan dari 312 pria berusia antara 20 tahun hingga 40 tahun yang diamati, ada hubungan erat antara pornografi yang berlebihan dengan disfungsi seksual. Pria yang sering menonton film porno memiliki hasrat yang lebih tinggi, sehingga sering merasa tidak puas dengan hubungan seksual yang dilakukan dengan pasangan.

Seorang pria yang telah kecanduan film porno akan mengalami gangguan sistem reproduksi akibat gairah seksual yang terlalu besar. Hal inilah yang menyebabkan disfungsi ereksi. Pria akan cenderung merasa tidak puas dengan kehidupan seksualnya yang nyata, dan bahkan bisa saja akan memilih berfantasi lewat film porno ketimbang melakukan hubungan serara real dengan pasangan.

Menurut para ahli, gangguan disfungsi ereksi tersebut dipicu oleh penyimpangan proses pengembangan dopamin (hormon yang dapat menyebabkan kecanduan, biasanya pada obat-obatan). Hormon ini juga bekerja pada tontonan film porno. Sehingga, semakin sering pria menonton film porno, semakin berisiko pula terkena gangguan disfungsi seksual. Sebaliknya, apabila pria mengurangi kebiasaan menonton film porno, maka kinerja seksual mereka otomatis akan kembali berfungsi dengan normal.

Selain itu, dalam sebuah penelitian dalam Journal of Health Science disebutkan bahwa kebiasaan menonton film porno lebih dari 20 jam dalam sepekan dapat menurunkan jumlah sperma pria hingga 44 persen.

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dari the Journal of Sexual Medicine satu dari empat pasien dengan kasus disfungsi ereksi baru berusia dibawah 40 tahun. Padahal penelitian yang dilakukan pada tahun 2002 hanya menemukan 2% pria muda yang menderita disfungsi ereksi.

Hal ini diyakini sebagai akibat dari banyaknya kebiasaan menonton film porno  yang dilakukan oleh para anak muda. Semakin majunya teknologi yang memudahkan akses film porno juga menjadi salah satu yang berkontribusi dalam naiknya jumlah penderita disfungsi ereksi pada pria muda.

 

Tidak Berlaku Bagi Wanita

Meskipun sangat membawa dampak buruk bagi kesehatan seksual pria, namun ternyata hal ini tidak berlaku bagi wanita. Penelitian menunjukkan hampir tidak ada kaitan antara kebiasaan menonton film porno dengan gangguan reproduksi pada wanita. Wanita yang menjadi penikmat film poro tidak mengalami perubahan berarti dalam kehidupan seksualnya.

Pada dasarnya film porno dapat meningkatkan gairah seksual baik pada wanita maupun pria. Namun menurut profesor urologi dan direktur kesehatan reproduksi laki-laki dari New York University, Dr. Joseph Alukal, jika film porno dikonsumsi secara berlebihan, tidak akan pernah menjadi satu hal yang baik.

Ketika sebagian besar waktu mereka dihabiskan untuk melihat dan melakukan masturbasi terhadap pornografi, kemungkinan mereka akan kurang tertarik pada pertemuan seks dunia nyata.

Begitulah ungkapannya seperti yang dikutip dari Fox News.

Anda salah satu pria yang mengalami disfungsi ereksi? Ini obatnya! 

 

Baca Juga: