Cepat Dan Alami, Mengobati Hipertensi Dengan Herbal Cardo-R

Dewasa ini hipertensi menjadi penyakit yang umum ditemukan di masyarakat. Jumlah penderita hipertensi mengalami kenaikan setiap harinya. Hal ini dipicu oleh gaya hidup yang semakin tidak sehat. Oleh karena itu, berikut kami berikan tips bagaimana cara mengobati hipertensi secara cepat dan alami.

Hipertensi atau yang biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri mengalami peningkatan yang tidak normal. Sedangkan pengertian tekanan darah itu sendiri merupakan kekuatan aliran darah dari jantung mendorong dan melawan dinding pembuluh darah (arteri). Tekanan darah bisa berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan aktivitas yang sedang dilakukan jantung seperti ketika sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat, serta daya tahan pembuluh darah.

Golongan tekanan darah pada orang dewasa berumur di atas 18 tahun menurut The Joint National Committee on Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure adalah sebagai berikut:

Kriteria Tekanan Darah mmHg
Sistolik Diastolik
Normal <130 <85
Perbatasan 130-139 85
Hipertensi
Derajat 1 140-159 90-99
Derajat 2 160-179 100-109
Derajat 3 180-209 110-119
Derajat 4 >/120 >/120

 

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, diketahui bahwa terdapat 25,8 persen penderita hipertensi dari jumlah seluruh penduduk Indonesia.  Dan angka ini telah meningkat jadi 32,4 persen. Penderita ini rata-rata berada pada usia di atas 18 tahun. Jumlah penderita wanita 6 persen lebih banyak dibandingkan jumlah penderita laki-laki. Bahkan menurut survei badan kesehatan dunia (WHO diprediksi penderita hipertensi di seluruh dunia akan melonjak hingga mencapai 29 persen pada tahun 2025.

Yang sangat disayangkan adalah hanya sekitar 9,4 persen yang terdiagnosis oleh tenaga medis. Hal ini berarti bahwa masih banyak penderita hipertensi yang tidak terdiagnosa dan tidak menjalani pengobatan sesuai dengan yang seharusnya. Inilah yang menyebabkan hipertensi masih menjadi salah satu pembunuh terbesar di Indonesia.

Belum diketahui secara pasti apa faktor utama yang menyebabkan hipertensi. Namun ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang berisiko mengalami hipertensi. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  1. Usia di atas 65 tahun
  2. Konsumsi garam berlebih
  3. Obesitas
  4. Riwayat keluarga penderita hipertensi
  5. Kurang makan buah dan sayur
  6. Jarang olahraga
  7. Terlalu banyak minum minuman yang mengandung kafein
  8. Konsumsi minuman keras

 

Gejala Hipertensi

Hipertensi yang masih dalam tahap ringan biasanya tidak menunjukkan ciri apapun. Namun jika sudah parah dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala terasa pusing bahkan mengalami sakit kepala hebat
  • Penglihatan kabur
  • Mual dan muntah
  • Telinga sering berdenging
  • Detak jantung sangat cepat dan tidak teratur
  • Terasa pegal pada tengkuk kepala
  • Nyeri di bagian dada
  • Mengalami kesulitan bernapas
  • Terdapat darah dalam urin
  • Sensasi berdetak di dada, leher, atau telinga

Jika mengalami gejala seperti di atas sebaiknya segera periksakan ke dokter. Banyak orang tidak menyadari terkena hipertensi sehingga banyak yang mengabaikannya. Oleh karena itu, sebaiknya seseorang rutin memeriksakan tekanan darahnya paling tidak sekali dalam lima tahun. Sedangkan untuk orang yang punya risiko hipertensi lebih tinggi, sebaiknya memeriksakan tekanan darah minimal satu kali dalam satu tahun. Hipertensi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan berbagai penyakit yang lebih serius seperti penyakit jantung bahkan stroke.

 

Komplikasi Hipertensi

Hipertensi dapat menyebabkan berbagai penyakit lain, seperti:

  1. Diabetes

Diabetes terjadi karena gangguan insulin yang mengakibatkan naiknya kadar gula dalam darah. Komplikasi diabetes yang disebabkan hipertensi dapat menyebabkan terjadinya infeksi yang mengakibatkan hilangnya kesadaran, kerusakan pada pembuluh darah yang menyebabkan sakit ginjal, kerusakan penglihatan, serta kesemutan.

  1. Hyperfungsi kelenjar tiroid

Gangguan fungsi kelenjar tiroid dapat mengganggu metabolisme dalam tubuh. Hal ini menyebabkan naiknya tekanan darah dan harus segera ditangani dengan serius.

  1. Asam urat

Asam urat biasanya disebabkan oleh makanan. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan asam urat adalah makanan yang memiliki kandungan purin yang tinggi seperti jerohan dan kacang-kacangan.

  1. Kolesterol tinggi

Hipertensi bisa menjadi semakin parah jika kadar lemak dalam dalam darah juga tinggi. Kolesterol tinggi menyebabkan berbagai penyakit lain yang lebih kronis, misalnya saja dapat menyebabkan jantung koroner.

 

Mengobati Hipertensi

Hipertensi yang masih dalam tahap ringan tidak memerlukan obat khusus. Hanya diperlukan untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Beberapa pola hidup sehat yang dapat diterapkan untuk mengobati hipertensi antara lain:

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Penderita hipertensi disarankan untuk makan makanan yang sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian, unggas, ikan, susu, makanan olahan susu rendah lemak, dan makanan kaya potasium yang dapat membantu mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi. Hindari makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans.

  1. Kurangi konsumsi garam

Terlalu banyak konsumsi garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Asupan garam yang dianjurkan adalah kurang dari 2.300mg per hari atau setara dengan satu sendok teh. Namun bagi sebagian orang seperti lansia dan penderita hipertensi, diabetes, atau penyakit ginjal kronis lainnya, jumlah garam yang masuk dalam tubuh sebaiknya kurang dari 1.500mg per hari.

Mengurangi konsumsi garam termasuk juga memperhatikan jumlah garam yang terkandung di dalam makanan kemasan.

  1. Menurunkan berat badan

Berat badan yang terlalu gemuk (obesitas) dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya hipertensi. Selain hipertensi, obesitas juga meningkatkan risiko penyakit lain seperti diabetes, jantung, dan stroke. Oleh karena itu, penting untuk menjaga berat badan agar tetap ideal agar kesehatan tubuh senantiasa terjaga.

  1. Olahraga rutin

Olahraga teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, mengatasi stres, dan mengurangi risiko berbagai gangguan kesehatan. Olahraga rutin minimal dua kali dalam seminggu dapat membantu mengatasi darah tinggi dan mengurangi risiko komplikasi penyakit lain seperti diabetes.

  1. Hindari Rokok

Kandungan nikotin dalam rokok dapat menjadi penyebab seseorang terkena hipertensi. Hal ini dikarenakan nikotin dapat melukai dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pengerasan arteri.

  1. Hindari konsumsi alkohol

Minuman keras seperti alkohol sama sekali tidak memberikan manfaat bagi tubuh. Sebaliknya, alkohol justru merusak sistem kerja organ-organ tubuh yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah hipertensi. Sebaiknya jangan pernah mengonsumsi alkohol agar tekanan darah tetap stabil.

  1. Hindari stres berlebih

Stres dapat dipicu oleh rutinitas yang terlalu padat serta kondisi lingkungan yang tidak kondusif. Stres sangat erat kaitannya dengan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu mengelola stres dapat juga diartikan dengan mengontrol tekanan darah. Mengelola stres dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya terapi relaksasi, yoga atau meditasi, olahraga, dan istirahat cukup.

  1. Perbaiki pola tidur

Kurang tidur merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kadar hormon stres dan mengaktifkan sistem saraf simpatik yang dapat menyebabkan hipertensi. Oleh karena itu, memperbaiki pola tidur menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengobati hipertensi.

 

Cardo-R, herbal alami mengobati hipertensi

Hipertensi harus segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi berbagai penyakit berbahaya lainnya. Salah satu cara mengobati hipertensi adalah dengan herbal Cardo-R. Cardo-R merupakan obat yang terbuat dari bahan-bahan herbal yang berkhasiat menyembuhkan tekanan darah tinggi. Komposisinya sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Karena terbuat dari 100 persen bahan alami, obat ini sangat aman dikonsumsi bahkan dalam jangka waktu yang panjang tanpa menimbulkan efek samping. Herbal ini juga terjamin keamanannya karena telah terdaftar secara resmi di Badan POM dan mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Khasiat dan Kegunaan:

  • Meringankan gejala hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Mencegah penggumpalan di pembuluh darah
  • Mengencerkan darah
  • Sebagai antioksidan

Komposisi:

  • Cantella asiatica herba ekstrak
  • Syzigyum polyanthum folium ekstrak
  • Apii graveoleus herba ekstak

Detail Produk:

  • Isi perbotol: 50 kapsul @ 500mg
  • Ijin BPOM TR: 173302361

Aturan minum:

  • pencegahan: 1 kapsul setelah makan, 2 kali sehari
  • terapi: 2 kapsul setelah makan, 2 kali sehari

Penyimpanan: taruh di tempat kering dan sejuk, hindarkan dari sinar matahari langsung pada suhu 30°C.