Drama Kim Woo Bin dan Kanker Nasofaring Yang Dideritanya

Beberapa waktu lalu dunia entertainment Korea dihebohkan dengan kabar yang sangat mengejutkan dari Kim Wo o Bin. Aktor yang namanya melejit lewat drama “The Heirs” ini dikabarkan menderita penyakit kanker nasofaring. Bagaimana kondisi Kim Woo Bin sekarang dan bagaimana selama ini ia berusaha melawan dan mengobati kanker yang dideritanya?

Pada 24 Mei 2018, Sidus HQ manajemen artis yang menaungi Kim Woo Bin mengeluarkan pernyataan resmi tentang kondisi Kim. Pernyataan tersebut berbunyi “Kami hendak memberitahukan kondisi kesehatan Kim Woo Bin. Ia merasakan kejanggalan pada tubuhnya dan didiagnosis kanker nasofaring oleh dokter. Untungnya, kanker ini ada dalam stadium awal. Saat ini ia sedang menjalani pengobatan dan radiasi agar kembali sehat dan dapat menghibur Anda”

Sebelumnya aktor berusia 27 tahun ini selalu tampak sehat dan sempurna ketika berakting di depan kamera. Tidak ada sedikit pun tanda-tanda ia mengidap suatu penyakit. Lalu yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah apa sebenarnya kanker nasofaring yang diderita oleh Kim Woo Bin ini?

 

Mengenal Kanker Nasofaring

Kanker nasofaring merupakan tumbuhnya sel kanker pada bagian kerongkongan yang berhubungan dengan belakang hidung dan langit-langit rongga mulut. Berdasarkan data dari Pendaftaran Kanker Singapura tahun 2003-2007, setiap tahunnya dilaporkan sekitar 237 kasus kanker nasofaring terjadi. Kanker ini lebih sering dialami oleh pria daripada wanita. Kanker nasofaring menempati posisi ke enam sebagai kanker yang paling umum dialami pria dan biasanya terjadi pada orang dengan rentang usia antara 35 sampai 55 tahun. Kanker jenis ini juga lebih sering dialami oleh orang-orang etnis Cina.

nose-cancer.JPG

Kanker nasofaring dapat disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya disebabkan oleh virus, peningkatan antibodi, genom virus pada sel tumor, bahan kimia, asap, serta konsumsi makanan yang menghasilkan kandungan nitrosamine atau precursor nitro yang akan menjadi pemicu terjadinya karsinoma nasofaring.

Sebelum kanker berkembang lebih parah sebaiknya kenali beberapa gejala dan tanda yang umum dialami penderita kanker nasofaring. Gejala yang dialami dapat berupa:

  • hidung tersumbat
  • mimisan berulang
  • sakit kepala
  • penglihatan kabur
  • nyeri wajah yang tidak biasa atau mati rasa
  • telinga yang berdenging

Seperti halnya yang dialami Kim Woo Bin, benjolan di leher ditemukan hampir 75% dari penderita kanker nasofaring. Hal ini yang biasanya digunakan oleh ahli medis sebagai diagnosa awal. Potongan kecil dari benjolan leher akan diambil untuk dilakukan biopsi guna memastikan adanya sel kanker. Namun karena benjolan ini tidak menimbulkan rasa nyeri, biasanya sering diabaikan dan tidak disadari oleh penderita.

Sebuah penelitian menunjukkan kelangsungan hidup penderita kanker nasofaring mulai dari munculnya gejala awal sampai meninggal paling cepat adalah 3 bulan dan paling lama adalah 69 bulan. Namun jika rutin menjalani pengobatan, tingkat kelangsungan hidup pada tiap stadium adalah sebagai berikut :

  • Stadium I : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 85%-90%
  • Stadium II : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 70%~75%
  • Stadium III : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 40%~50%
  • Stadium IV : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 20%~30%

 

Pengobatan Kanker Nasofaring

Karena lokasi kanker nasofaring yang sulit dijangkau, maka operasi jarang dilakukan untuk mengobati kanker ini. Terapi yang umum dilakukan adalah dengan radioterapi. Radiasi dilakukan pada daerah sekitar nasofaring dan leher sampai turun ke tulang selangka. Radioterapi dapat menimbulkan efek samping berupa kemerahan dan pengelupasan kulit leher dan area pipi, kekeringan pada mulut, ulkus mulut dan hilangnya nafsu makan. Sedangkan pada stadium lanjut, kemoterapi juga dibutuhkan untuk mengobati kanker nasofaring.

Beruntungnya kanker nasofaring yang diderita Kim Woo Bin masih pada stadium awal. Sehingga besar kemungkinan untuk bisa disembuhkan. Bagi Anda yang mengalami hal yang sama dengan Kim Woo Bin, Anda pun masih mempunyai kesempatan untuk sembuh. Cek kondisi sel kanker secara berkala dan segera lakukan pengobatan yang tepat.

Naturacan merupakan salah satu harapan baru bagi para penderita kanker. Obat herbal ini mampu membantu mengobati berbagai penyakit kanker. Kandungan bahan alami di dalamnya, sangat efektif dalam menjaga kondisi kesehatan dan sistem imun bagi para penderita kanker. Kabar baiknya, obat ini aman dikonsumsi dalam jangka panjang karena sudah memiliki ijin resmi dari BPOM dan label halal dari MUI.

Khasiat dan Kegunaan:

  • Menjaga kondisi kesehatan penderita kanker
  • Meningkatkan imunitas (kekebalan tubuh)
  • Sebagai antitumor, hepatoprotektif, anti-peradangan, dan analgesik
  • Sebagai detoks dan anti racun

Komposisi:

  • Pheleria macrocarpa fructus ekstrak
  • Curcumae zedoariae rhizoma ekstrak
  • Andrographis paniculata herba ekstrak

Detail Produk:

  • Isi perbotol: 50 kapsul @ 500mg
  • Ijin BPOM TR: 173301581

Aturan minum:

  • pencegahan: 1 kapsul setelah makan, 2 kali sehari
  • terapi: 2 kapsul setelah makan, 2 kali sehari

Penyimpanan: simpan di tempat kering dan sejuk, hindarkan dari sinar matahari langsung pada suhu 30°C.

 

Artikel Lainnya: