Makanan Penyubur Sperma: Enak, Bergizi Tinggi, dan Mudah Didapatkan

Makanan Penyubur Sperma – Salah satu faktor yang menentukan kualitas sperma seseorang adalah asupan makanan yang dikonsumsinya. Makanan yang dikonsumsi ada yang menjadikan kualitas sperma baik, ada yang menjadikannya buruk. Oleh karena itu, para pria disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat agar spermanya berkualitas baik.

Kebiasaan makan yang buruk dan tidak sehat dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma. Yang berarti bahwa kualitas kesuburanpun menurun. Penelitian terhadap 80 pria usia 20-80 menunjukkan bahwa asupan makanan yang banyak mengandung mikronutrien tertentu dapat meningkatkan kualitas sperma pria. Hal ini juga membuktikan bahwa pria berumur masih bisa memiliki keturunan selama spermanya memiliki kualitas yang baik.

Menjaga asupan makanan juga berarti menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan ideal sangat diperlukan untuk meningkatkan kesuburan pada pria. Selain itu, berat badan ideal juga mengurangi berbagai risiko penyakit.

Sperma sangat rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat mengakibatkan kerusakan sel tingkat tinggi yang membahayakan fungsi dan kualitas sel sperma. Didalam air mani, sel sperma memiliki perlindungan alami yang menangkal radikal bebas. Namun kebiasaan makan tidak sehat dapat mengganggu sistem pertahanan tersebut. Dan jika sistem pertahanan ini terganggu dapat menimbulkan efek rusaknya sel sperma.

Mengonsumsi makanan sehat sangatlah penting bagi kesehatan reproduksi. Makanan sehat bukan berarti makanan yang mahal. Makanan sehat dan kaya akan gizi dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita dengan harga yang sangat murah. Beberapa makanan yang daat menyuburkan sperma tersebut adalah:

  1. Tomat

Tomat mengandung banyak antioksidan lycopene yang sangat efisisen menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sperma. Secara signifikan lycopene dapat meningkatkan motilitas (kemampuan sperma untuk berenang) dan aktivitas sperma. Lycopene juga mengandung zat anti kanker yang dapat mencegah terjadinya kanker prostat.

 

 

 

  1. Kenari

Kandungan asam lemak omega 3 dalam kenari dapat meningkatkan vitalitas, motilitas dan morfologi (ukuran dan bentuk) sperma. Menurut sebuah studi reproduksi mengonsumsi sekitar 75g kenari (sekitar segenggam) setiap hari dapat meningkatkan kualitas sperma.

 

 

 

  1. Seledri

Jenis sayuran ini dapat memicu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menurunkan asam urat dan membersihkan darah. Seledri juga mampu memperbaiki fungsi hormon reproduksi yang terganggu. Daun seledri mengandung vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan yang dapat menangkal serangan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sperma.

 

 

  1. Daging sapi tanpa lemak

Kandungan mineral dalam daging sapi berperan dalam kematangan seksual dan sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh..

  1. Pisang

Buah pisang adalah makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pria dalam menu diet sehari-hari. Unsur kalium dan mineral yang terkandung di dalam buah pisang dapat mengatur saraf serta detak jantung serta menjaga agar tdak terjadi gejala tekanan darah rendah.

Kalium dan vitamin B dalam pisang dibutuhkan untuk membentuk hormon seks dan meningkatkan gairah seksual.

 

 

  1. Ikan salmon

Kandungan omega 3 yang terkandung dalam ikan salmon dapat meningkatkan kualitas sperma dan gairah seksual. Ikan salmon juga kaya akan seng dan kalium yang sangat baik untuk jantung, sehingga melancarkan sistem peredaran darah dalam tubuh.

 

 

  1. Brokoli

Brokoli mengandung nutrisi yang diperlukan pria untuk menjaga kesehatan reproduksinya. Sayuran ini kaya akan vitamin Cyang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Vitamin C sangat penting dan dibutuhkan dalam meningkatkan kesuburan pria. Brokoli juga banyak mengandung senyawa sulfur yang meningkatkan fungsi hati dan mencegah kanker prostat.

 

 

 

Itulah beberapa jenis makanan yang mudah kita dapatkan yang mempunyai kandungan gizi besar dan dapat menyuburkan sel sperma. Meningkatnya kualitas sperma berarti meningkat pula kesuburan reproduksi seseorang. Yang berarti bahwa kemungkinan untuk mendapatkan momongan semakin besar.