Perut Buncit, Penyebab dan Solusi Untuk Mengatasinya

Perut buncit merupakan masalah yang dialami sebagian orang, baik pria maupun wanita. Masalah perut buncit bukanlah hal sepele. Selain merusak penampilan, juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Bagaimana solusi mengatasi perut buncit yang efektif?

Sebelumnya, mari kita ulas terlebih dahulu apa penyebab perut menjadi buncit.

Penyebab Perut Buncit

Perut buncit tidak selalu disebabkan oleh berat badan yang berlebih. Tidak jarang ada orang berperawakan kecil, tetapi memiliki perut buncit. Sebaliknya, orang berbadan gemuk ada yang perutnya tidak terlihat buncit. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan perut membuncit?

Di dalam perut manusia terdapat dua jenis lemak, yaitu lemak subkutan dan lemak viseral. Lemak subkutan adalah lemak yang berada di bawah kulit. Lemak ini dapat terlihat dan dicubit. Sedangkan lemak viseral adalah lemak yang ada di antara organ-organ dalam.

Nah, perut buncit ini diakibatkan oleh menumpuknya lemak viseral di ruang antara organ dalam, seperti lambung, hati, dan usus. Kondisi pencernaan yang tidak sehat adalah faktor utamanya. Itulah mengapa perut buncit biasanya dialami seseorang yang memiliki pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Faktor penyebab perut buncit:

  1. Usia

Seiring bertambahnya usia, massa otot akan semakin menurun. Apalagi jika tidak diimbangi dengan olahraga. Berkurangnya massa otot akan menurunkan metabolisme tubuh yang mengakibatkan lemak menumpuk pada bagian perut.

  1. Hormon

Pada pria, jaringan adiposa (jaringan yang menampung lemak) terakumulasi di bagian perut dan pinggang. Seiring bertambahnya usia, hormon testosteron pria pun semakin menurun. Kurangnya hormon testosteron mengakibatkan kalori yang berlebih di tubuh menumpuk menjadi lemak viseral.

  1. Alkohol

Alkohol merupakan minuman yang harus dihindari oleh semua orang. Tidak hanya memabukkan, alkohol juga dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan. Mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan lemak menumpuk di bagian perut. Hal ini disebabkan karena di dalam alkohol terdapat kandungan gula dan kalori yang sangat besar melebihi kebutuhan manusia.

Kelebihan gula dan kalori inilah yang menyebabkan kelebihan lemak dalam tubuh sehingga perut menjadi buncit.

  1. Stress

Hormon kortisol (hormon stress) dapat meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh dan melebarkan ukuran sel lemak. Tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh dapat diartikan meningkatnya lemak perut. Selain itu, seseorang yang sedang mengalami stress nafsu makannya cenderung meningkat terutama makanan manis dan tinggi lemak. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di perut.

  1. Konsumsi makanan berlemak yang berlebihan

Gorengan adalah salah satu makanan yang paling banyak mengandung lemak. Konsumsi gorengan yang berlebihan dapat menyebabkan lemak menumpuk dalam tubuh. Selain gorengan, junk food juga merupakan makanan yang tinggi lemak dan kalori. Terlalu sering mengonsumsi junk food dapat meningkatkan penumpukan lemak di perut. Bahkan di luar negeri, junk food diklaim sebagai penyebab utama obesitas pada anak-anak.

  1. Minuman bersoda

Minuman bersoda menyebabkan perut buncit karena banyak mengandung gula dan kalori. Selain itu, minuman bersoda juga banyak mengandung gas yang menyebabkan perut kembung.

  1. Kurang olahraga

Kurang olahraga menyebabkan lemak tidak terbakar dan menimbun pada bagian perut. Lemak viseral sangat responsif terhadap diet dan teknik olahraga. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, aerobik, zumba, jogging, dan lain sebagainya yang memungkinkan Anda aktif bergerak.

Selain itu, olahraga juga membantu menstabilkan gula darah, tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol. Jika dilakukan hal tersebut akan efektif untuk mencegah kenaikan berat badan.

 

Bahaya perut buncit

Perut buncit dapat menjadi pemicu penyakit-penyakit berbahaya lainnya seperti:

Penyakit jantung

Lemak viseral adalah lemak yang paling berbahaya. Kumpulan lemak viseral bisa mengeluarkan senyawa peradangan (sitokin) dan hormon yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Sitokin ini dapat menyebabkan peradangan ringan dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Lemak viseral juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan stroke. Hal ini karena lemak pada perut buncit dapat memicu perubahan hormon yang mengontrol penyempitan pembuluh darah (Angiotensin).

Kolesterol Tinggi

Senyawa lain yang dikeluarkan oleh lemak viseral adalah asam lemak bebas. Senyawa ini akan masuk ke dalam hati dan kemudian memicu berbagai perubahan, antara lain peningkatan produksi kolesterol jahat dan penurunan produksi kolesterol baik.

Diabetes

Asam lemak bebas juga menyebabkan insulin menjadi kurang efektif dalam mengontrol gula darah sehingga meningkatkan risiko diabetes.

 

Solusi Mengatasi Perut Buncit

Beberapa cara mengecilkan perut buncit secara alami:

  1. Konsumsi makanan tinggi serat

Rajin mengonsumsi makanan tinggi serat dapat membantu memperlancar proses pencernaan serta melarutkan lemak supak tidak tertimbun di dalam perut secara berlebihan.

Sumber serat yang baik diantaranya protein kedelai, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

  1. Hindari makanan berlemak jenuh

Hindari makanan seperti gorengan. Perbanayk konsumsi lemak baik seperti buah kenari, minyak zaitun, dan alpukat.

  1. Kurangi asupan kalori

Untuk meminimalisasi lemak pada perut, Anda perlu mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Konsumsi kalori setidaknya dikurangi 500-1000 kalori per hari dari total kebutuhan.

  1. Perbanyak minum air putih

Mengonsumsi cukup air putih dapat membantu kerja fungsi hati dan ginjal dalam mengeluarkan racun mengubah lemak menjadi tenaga.

  1. Perbanyak aktivitas fisik

Lakukan olahraga secara rutin dan teratur untuk membantu mengecilkan perut. Lakukan joging, senam, sit-up untuk mempercepat pembakaran kalori. Lakukan minimal 3 kali dalam seminggu selama 20-30 menit.

  1. Yoga dan pernapasan

Setelah menjaga pola makan dan rajin berolahraga, hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga keseimbangan pikiran agar usaha mengecilkan perut Anda berhasil. Caranya adalah dengan melakukan yoga dan latihan pernapasan.

Yoga dapat melatih serta menselaraskan tubuh dan pikiran supaya lebih rileks yang akan memacu tubuh mengeluarkan hormon yang bisa membantu proses pembakaran lemak secara efektif.

 

Jika Anda sudah mengontrol pola makan, gaya hidup, dan rajin berolahraga tetapi belum ada hasil maksimal, kami sarankan Anda mengonsumsi Q-Slim sebagai solusi mengatasi perut buncit Anda. Q-Slim merupakan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami tanpa campuran bahan kimia sedikitpun sehingga aman bagi kesehatan tubuh.

Produk ini terbuat dari bahan Zingiber Purpurei Rhizoma yang dikenal sangat berkhasiat mengobati berbagai penyakit. Selain itu, produk ini sangat aman karena sudah terdaftar di BPOM dan pastinya halal.

 

 

 

 

 

Selain mengatasi perut buncit, Q-Slim juga memiliki khasiat lain, seperti:

  • mengurangi lemak pada tubuh
  • memperlancar BAB
  • mengurangi kadar kolesterol jahat
  • menunjang diet sehat seimbang.

Jika Anda tertarik dengan produk Q-Slim sebagai solusi untuk mengatasi perut buncit Anda, silakan klik di sini!

Lihat foto Instagram oleh @supplier_jamuherbal
https://www.instagram.com/p/BeE6XJeHN2a/?r=wa1